Novel Web Cultivasi: Genre yang Menguasai Internet
Di suatu tempat saat ini, seorang remaja di Indonesia sedang membaca tentang seorang pemuda dengan meridian yang lumpuh yang menemukan liontin giok misterius yang berisi jiwa seorang kultivator kuno. Di Brasil, seorang mahasiswa mengikuti kisah tentang seorang alkemis wanita yang menentang harapan klannya dan mencapai keabadian. Di Nigeria, seorang programmer sedang melahap sebuah epik 4.000 bab tentang seorang kaisar yang terlahir kembali dan membangun kembali kekuatannya di dunia para abadi yang mengayunkan pedang.
Tak satu pun dari pembaca ini yang berbicara bahasa Mandarin. Mereka membaca terjemahan — atau, semakin banyak, karya asli yang terinspirasi oleh fiksi kultivasi Tiongkok — di platform seperti Webnovel, Wuxiaworld, dan Royal Road. Genre ini telah meledak secara global dalam dekade terakhir, dan sebagian besar kritikus sastra Barat bahkan tidak menyadarinya.
Fiksi kultivasi (修仙小说, xiūxiān xiǎoshuō atau 修真小说, xiūzhēn xiǎoshuō) adalah genre yang paling cepat berkembang dalam fiksi web global. Genre ini telah menghasilkan novel dengan lebih dari 10 juta kata. Ini telah menghasilkan miliaran dolar dalam pendapatan. Dan dibangun di atas kerangka konseptual — kultivasi Daois menuju keabadian — yang telah menjadi bagian dari budaya Tiongkok selama lebih dari dua ribu tahun. Bacaan terkait: Wuxia di Dunia Modern: Bagaimana Budaya Seni Bela Diri Menjadi Global.
Apa Itu Fiksi Kultivasi?
Pada intinya, fiksi kultivasi menceritakan kisah tentang karakter yang mempraktikkan teknik bela diri dan spiritual untuk melampaui batasan manusia — mendapatkan kekuatan supernatural, memperpanjang umur mereka, dan akhirnya mencapai keabadian atau status dewa.
"Kultivasi" (修炼, xiūliàn atau 修行, xiūxíng) merujuk pada proses sistematis penyempurnaan tubuh dan jiwa melalui meditasi, seni bela diri, alkemis, dan penyerapan energi spiritual (灵气, língqì). Karakter maju melalui level kekuatan yang terdefinisi, menghadapi ujian, dan bersaing dengan kultivator lain untuk sumber daya dan wilayah.
Pohon Keluarga Genre
Fiksi kultivasi tidak muncul dari ketiadaan. Ini berada dalam satu keluarga genre fantasi Tiongkok yang saling terkait:
| Genre | Tiongkok | Pinyin | Fitur Utama | Hubungan dengan Kultivasi | |-------|---------|--------|-------------|---------------------------| | Wuxia | 武侠 | wǔxiá | Pahlawan seni bela diri, setting sejarah, kekuatan skala manusia | Genre nenek moyang, tidak ada kultivasi supernatural | | Xianxia | 仙侠 | xiānxiá | Pahlawan abadi, kosmologi Daois, kekuatan supernatural | Genre inti kultivasi | | Xuanhuan | 玄幻 | xuánhuàn | Dunia fantasi, mitologi campuran, sistem kekuatan kreatif | Kultivasi dalam setting non-Tiongkok | | Qihuan | 奇幻 | qíhuàn | Fantasi yang dipengaruhi Barat (elf, naga, dll.) | Mungkin termasuk elemen kultivasi |Wuxia (武侠, "pahlawan bela diri") adalah kakek — pikirkan novel-novel Jin Yong (金庸) seperti The Legend of the Condor Heroes. Karakter-karakternya adalah petarung terampil tetapi tetap manusia pada dasarnya. Mereka tidak bisa terbang, menghancurkan gunung, atau hidup selama ribuan tahun.
Xianxia (仙侠, "pahlawan abadi") adalah genre kulturasi inti.