Pertama Kali ke Tiongkok? Tips Esensial untuk Wisatawan yang Peduli Budaya

Negara yang Mengubah Segala Ekspektasi

China tidak sesuai dengan gambaran mental yang mungkin sudah Anda bangun. Pengunjung pertama kali selalu melaporkan pengalaman yang sama: segala yang mereka harapkan ternyata salah, tidak lengkap, atau bahkan berbalik. Makanannya jauh berbeda dari apa yang mereka makan di restoran China di luar negeri. Kota-kota di China lebih modern dari yang mereka bayangkan. Orang-orang di sana sekaligus lebih ramah dan lebih terus terang daripada yang mereka perkirakan. Dan skala segalanya — mulai dari stasiun kereta hingga porsi makan hingga jarak antar destinasi — sungguh sulit dipersiapkan.

Panduan ini bukan tentang logistik visa atau rekomendasi hotel. Ini adalah tentang pengetahuan budaya yang mengubah turis bingung menjadi pelancong yang benar-benar memahami apa yang terjadi di sekitar mereka.

Uang: Ponsel Anda adalah Dompet Anda

Uang tunai hampir tidak digunakan lagi di kota-kota China. 移动支付 (Yídòng Zhīfù, pembayaran melalui ponsel) menggunakan 微信支付 (Wēixìn Zhīfù, WeChat Pay) dan 支付宝 (Zhīfùbǎo, Alipay) menangani segala pembayaran mulai dari tagihan hotel bintang lima sampai pembelian di pedagang kaki lima. Sebagai wisatawan asing, mengatur sistem pembayaran ini bisa agak sulit tetapi kini memungkinkan menggunakan kartu kredit internasional. Lakukan sebelum Anda tiba di sana. Membawa cadangan uang tunai dalam pecahan kecil disarankan, tetapi bersiaplah untuk mendapat tatapan bingung ketika Anda mencoba menggunakannya di banyak tempat di kota.

Makanan: Lupakan Semua yang Anda Kira Anda Tahu

Konsep "makanan Cina" sebagai satu jenis masakan sama tepatnya seperti menyebut semua makanan Eropa sebagai "makanan Eropa". China memiliki setidaknya delapan masakan daerah utama — 八大菜系 (Bā Dà Càixì) — dan ratusan makanan lokal spesial. Masakan 四川 (Sìchuān) akan membuat bibir Anda mati rasa karena 花椒 (Huājiāo, merica Sichuan). Masakan 广东 (Guǎngdōng, Kanton) halus dan fokus pada bahan-bahan. Makanan 湖南 (Húnán) sangat pedas tanpa unsur mati rasa.

Ritual makanannya sendiri berbeda. Makanan China disajikan untuk berbagi bersama — hidangan diletakkan di tengah meja di atas 转盘 (Zhuànpán, piring putar/lazy Susan), dan setiap orang melayani diri sendiri. Tuan rumah memesan dan membayar, dan membagi tagihan adalah kesalahan sosial yang akan menimbulkan pertengkaran dramatis soal pembayaran — yang sudah pasti dimenangkan oleh tuan rumah. Biarkan saja. Anda bisa membalasnya dengan menjadi tuan rumah pada kesempatan berikutnya.

Sarapan itu gurih. 豆浆油条 (Dòujiāng Yóutiáo, susu kedelai dengan stik adonan goreng), 包子 (Bāozi, bakpao kukus), 粥 (Zhōu, bubur nasi) — lupakan roti bakar dan sereal. Dan makanan terbaik hampir tidak pernah berada di restoran dengan menu berbahasa Inggris. Semakin kacau tempatnya, semakin plastik bangku yang dipakai, semakin enak makanannya.

Komunikasi: Hambatan Bahasa itu Nyata tapi Bisa Diatasi

Mandarin — 普通话 (Pǔtōnghuà, "bahasa umum") — adalah bahasa nasional, namun kemampuan bahasa Inggris di luar zona wisata utama dan distrik bisnis internasional sangat terbatas. Pelajari frasa-frasa dasar yang berguna: 你好 (Nǐ hǎo, halo), 谢谢 (Xièxiè, terima kasih), 多少钱 (Duōshao Qián, berapa harganya?), dan 不要 (Bù Yào, tidak mau/tidak terima). Aplikasi terjemahan, khususnya yang memiliki fungsi kamera untuk membaca tanda-tanda, sangat membantu...

Tentang Penulis

Pakar Budaya \u2014 Penulis dan peneliti yang mencakup luasnya tradisi budaya Tiongkok.

Share:𝕏 TwitterFacebookLinkedInReddit