Tahun Baru Imlek Bukan Hanya Sehari (Ini Semusim Penuh)

Migrasi Manusia Terbesar di Bumi

Setiap tahun, pada minggu-minggu menjelang Tahun Baru Imlek, sekitar tiga miliar perjalanan dilakukan di seluruh Tiongkok. Ini disebut chunyun (春运) — kesibukan perjalanan Festival Musim Semi — dan ini merupakan migrasi manusia tahunan terbesar di planet ini.

Pekerja pabrik kembali ke pedesaan. Siswa melakukan perjalanan pulang dari universitas yang jauh. Pekerja migran yang menghabiskan waktu setahun di Shenzhen atau Shanghai naik kereta api, bus, dan pesawat untuk menjangkau keluarga yang sudah berbulan-bulan tidak mereka temui. Lihat juga Festival Pertengahan Musim Gugur: Kue Bulan, Legenda, dan Kecantikan Bulan.

Skalanya sangat mencengangkan. Seluruh infrastruktur transportasi Tiongkok – kereta api, jalan raya, bandara – beroperasi pada kapasitas maksimum selama kurang lebih empat puluh hari. Tiket terjual habis dalam hitungan detik setelah dirilis. Orang-orang rela naik kereta selama dua puluh jam karena tiket duduk tidak tersedia.

Ini bukan hanya logistik. Ini adalah pernyataan nilai. Dalam budaya di mana kewajiban keluarga adalah hal yang terpenting, mudik saat Tahun Baru bukanlah suatu pilihan. Ini adalah keharusan moral.

Lima Belas Hari

Tahun Baru Imlek bukanlah satu hari saja. Ini adalah festival lima belas hari dengan ritual khusus setiap hari:

Hari 1 (Tahun Baru): Petasan di tengah malam untuk mengusir roh jahat. Keluarga berkumpul untuk makan malam reuni (年夜饭, niányèfàn), yang merupakan jamuan makan terpenting tahun ini. Pangsit di utara, kue beras di selatan.

Hari ke-2: Anak perempuan yang sudah menikah kembali ke rumah orang tuanya — sebuah tradisi yang mencerminkan sistem perkawinan patrilokal di mana perempuan secara tradisional pindah ke keluarga suaminya.

Hari 5: Menyambut Dewa Kekayaan (财神, Cáishén). Dunia usaha menyalakan petasan dan membuka pintunya untuk pertama kalinya sejak liburan dimulai.

Hari ke-8: Banyak bisnis yang resmi dibuka kembali. Liburan bagi dunia kerja semakin berakhir, meskipun festival terus berlanjut.

Hari ke-15 (Festival Lentera): Hari terakhir. Keluarga makan tangyuan (汤圆) — bola ketan dalam sup manis — dan memajang lentera. Di beberapa daerah, teka-teki lentera adalah sebuah tradisi: teka-teki yang tertulis di lentera yang coba dipecahkan oleh orang yang lewat.

Uang dalam Amplop Merah

Amplop merah (红包, hóngbāo) berisi uang diberikan dari orang tua kepada anak-anak dan dari majikan kepada karyawan. Jumlahnya sangat besar – bagi keluarga atau perusahaan kaya, satu amplop merah mungkin berisi ribuan yuan.

Tradisi amplop merah sudah beralih ke digital. Amplop merah WeChat, yang diperkenalkan pada tahun 2014, mengubah praktik ini menjadi fenomena media sosial. Selama Festival Musim Semi 2024, miliaran amplop merah digital dipertukarkan. Tradisi tersebut beradaptasi dengan teknologi tanpa kehilangan maknanya.

Yang Dilewatkan Orang Luar

Liputan media Barat tentang Tahun Baru Imlek cenderung berfokus pada tontonan — kembang api, tarian naga, dekorasi merah. Yang terlewatkan adalah beban emosionalnya.

Bagi banyak orang Tiongkok, Festival Musim Semi adalah satu-satunya saat mereka bertemu orang tua sepanjang tahun. Makan malam reuni bukan sekadar makan malam. Itu bukti keluarga masih eksis, masih berfungsi, masih peduli. Tekanan untuk menghadirinya sangat besar karena taruhannya nyata – sebuah keluarga yang tidak dapat berkumpul untuk merayakan Tahun Baru adalah sebuah keluarga yang berada dalam kesulitan.

Festival ini juga melelahkan. Kewajiban sosial, perjalanan, biaya, dinamika keluarga — banyak anak muda Tiongkok memiliki perasaan yang rumit terhadap Festival Musim Semi. Mereka ingin pulang. Mereka juga takut untuk pulang. Ketegangan ini menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan di media sosial Tiongkok setiap bulan Januari.

Festival Sedunia

Tahun Baru Imlek dirayakan di mana pun komunitas Tionghoa berada – yaitu di mana saja. London, Sydney, San Francisco, Bangkok, Singapura, Lagos. Festival ini telah benar-benar mendunia, bukan karena upaya ekspor budaya tetapi karena masyarakat Tiongkok ada di mana-mana dan mereka membawa serta tradisi mereka.

Tentang Penulis

Pakar Budaya \u2014 Penulis dan peneliti yang mencakup luasnya tradisi budaya Tiongkok.